Lomba Tujuhbelasan OSIS SMK Al-Fathimiyah; Sambut HUT RI ke-69

Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69, Sabtu (16/8/2014) OSIS SMK Al-Fathimiyah bekerjasama dengan OSIS MTs Al-Fathimiyah menyelenggarakan berbagai lomba “Tujuhbelasan” (lomba-lomba khas rakyat Insdoesia) termasuk lomba eggrang dan panjat pinang yang seluruh pesertanya adalah siswa-siswi SMK dan MTs Al-Fathimiyah.

Kegiatan ini sengaja dilaksanakan pada hari Sabtu, karena pada Minggu, 17 Agustus 2014 pengurus OSIS mengikuti upacara peringatan Detik-detik Proklamasi di tingkat Kecamatan dan di daerah masing-masing siswa biasanya juga diadakan kegiatan-kegiatan lomba, sehingga para siswa bisa fokus mengikuti kegiatan di daerah tempat tinggalnya masing-masing.

Hari Ini, Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah Gelar Imtihan, Wisuda dan Tabligh Akbar

Lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah (YASPIYAH), yakni TPQ, TKQ, TKQL, DTA, DTW, MTs dan SMK Al-Fathimiyah, hari ini menyelenggarakan kegiatan Imtihan (kenaikan kelas), Wisuda dan Tabligh Akbar tahun ajaran 1432/1433 H atau 2011/2012 M.

Seni Tradisional Dan Tari Adat Warnai Prosesi Wisuda Dan Imtihan YPI Al-Fathimiyah

Sesuai Qaidah Fiqih yang berbunyi “Al muhaafadlatu ‘alaa qadiimish shaalih wal ahdzu bil jadiidil ashlah” atau memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil/menjalankan tradisi baru yang lebih baik, begitulah yang menjadi bagian dari thema yang diambil oleh Panitia Wisuda dan Imtihan lembaga-lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Fathimiyah tahun pelajaran 1431/1432 H atau 2010/2011 M ini.

Tepatnya pada hari Ahad tanggal 24 Rajab 1432 H bertepatan tanggal 26 Juni 2011 H prosesi wisuda dan imtihan dimeriahkan dengan seni tradisional sunda Degung, Tari Jaipong dan upacara adat pelepasan wisudawan-wisudawati, disamping -tentunya- penampilan atraksi dan kreasi seni modern.

Hal ini menunjukkan bahwa Yayasan Pendidikan Islam Al-fathimiyah yang berbasis pondok pesantren tidak anti kebudayaan tradisional setempat, namun yayasan ingin mengajarkan kepada generasi muda dan masyarakat, khususnya para alumni dan segenap civitas akademika bahwa seni tradisional bukan untuk dijauhi tetapi harus dilestarikan dan diwarnai serta disesuaikan dengan kaidah syariat Islam tentang seni itu sendiri. Hal-hal yang bertentangan dengan syariat harus dibuang, sedangkan yang tidak bertentangan perlu dilestarikan dan diwarnai dengan seni Islami agar terasa lebih indah.

Kreasi Seni Tari Jaipong Siswi SMK Al-Fathimiyah

Kreasi Seni DEGUNG siswi MTs Al-Fathimiyah

Dukumentasi selengkapnya dapat dilihat di GALERI FOTO  (Klik di sini).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 264 pengikut lainnya.